SAGU MENJADI PANGAN ALTERNATIF DI PAPUA - OCKTA MECHA AZZAHRO


    
Sagu adalah tepung atau olahan yang diperoleh dari pemrosesan teras batang rumbia atau "pohon sagu" (Metroxylon sagu Rottb.).Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat di Indonesia sebelum beras mulai dikenal masyarakat seperti sekarang ini.Tetapi sekarang sagu lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat Papua dan Maluku.Sagu dimakan dalam bentuk papeda, semacam bubur, atau dalam olahan lain. 

    Tepung sagu kaya dengan karbohidrat (pati).Seratus gram sagu kering setara dengan 355 kalori. Di dalamnya rata-rata terkandung 94 gram karbohidrat, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10 mg kalsium, 1,2 mg besi, dan lemak, karoten, tiamin, dan asam askorbat dalam jumlah sangat kecil. Kandungan gizi dan zat karbohidrat yang tinggi membuat masyarakat Papua tidak kekurangan dalam suplai makanan Sehingga sagu menjadi pangan alternatif masyarakat Papua.

    Oleh karena itu, sebaiknya kita menjaga dan melestarikan kembali kearifan lokal dalam hal pangan lokal terutama di Papua. Karena, sagu bisa menjadi pangan alternatif jika beras atau jagung sedang krisis.

Komentar