CAHAYA DIBALIK BUKU - ZAHRA NABILAH SALMA



Di sebuah desa terpencil, tinggallah seorang anak bernama Raka. Ia adalah seorang siswa SMP yang memiliki mimpi besar menjadi seorang guru. Namun, akses pendidikan di desanya sangat terbatas. Sekolahnya hanya memiliki beberapa buku tua, dan guru sering absen karena jarak yang jauh.

Raka tidak pernah menyerah. Setiap pagi, ia berjalan sejauh lima kilometer ke sekolah dengan semangat. Sepulang sekolah, ia membantu ayahnya di ladang, namun di malam hari ia selalu menyempatkan diri membaca buku di bawah cahaya lampu minyak. Ia percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah kehidupan dan masyarakat desanya.

Suatu hari, seorang sukarelawan datang membawa buku-buku baru dan mengadakan pelatihan untuk guru. Raka sangat antusias mengikuti setiap kegiatan. Ia belajar banyak hal baru dan mulai mengajar teman-teman yang kesulitan memahami pelajaran.

Berkat kegigihannya, Raka berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke kota. Sepuluh tahun kemudian, ia kembali ke desanya sebagai seorang guru. Dengan ilmu dan pengalamannya, Raka membangun perpustakaan kecil dan menginspirasi generasi muda untuk bermimpi besar. Raka membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal belajar, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Unsur intrinsik
1.Tema:
Pejuabgan untuk mendapatkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik
 2.Tokoh dan penokohan:
Raka:dedikasi terhadap pendidikan
Ayah raka:pekeja ,mendukung keluarga
Sukqrelawan:membawa perubahan
3.Alur:
Maju,mulai dari perjuangan Raka hingga keberhasilanyya
4. Latar:
 Latar tempat: Desa terpencil, sekolah sederhana, ladang, dan rumah.
 Latar waktu:
Pagi saat perjalanan ke sekolah, malam saat belajar, serta perjalanan hidup selama
Sepuluh tahun.
Latar suasana: Semangat, harapan, dan inspirasi.
5. Konflik:
Keterbatasan akses pendidikan di desa yang menghambat impian Raka.
6. Amanat:
 Pendidikan adalah kunci untuk mengubah kehidupan.

Komentar