MENGENAL CANDI SINGOSARI

Anggota Kelompok 5 :
1. Pandu Haidar Wicaksono 
2. M. Arif Billah
3. Tasya Garet Gazala
4. Aulia Ramadhani
5. Zahra Nabila Salma

MENGENAL CANDI SINGOSARI 

   Candi Singasari terletak di Desa Candi Renggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jarak Candi Singasari dengan kota Malang kurang lebih 9 km perjalanan ke arah Surabaya. Candi Singosari juga di sebut Candi Cungkup atau Candi Menara, menunjukkan bahwa candi tersebut merupakan candi tertinggi pada masanya, paling tidak jika di bandingkan dengan sekitarnya. Namun saat ini, kawasan Candi Singosari hanya menyisakan Candi Singosari, sementara candi yang lain telah lenyap.

   Sejumlah ahli purbakala memperkirakan candi di bangun sekitar tahun 1300 M. Candi di bangun sebagai persembahan untuk penghormatan kepada Raja Kartanegara dan Raja Singosari pada tahun 1292. Candi Singosari bercorak agama Hindu-Budha. Ada dua jenis candi di Jawa Timur yang di bangun untuk menghormati Raja Kartanegara, yaitu Candi Jawi dan Candi Singasari. Sepeti halnya Candi Jawi, Candi Singasari merupakan Candi Syiwa, terlihat ada beberapa hal Syiwa di halaman candi.

   Bangunan Candi Singasari terletak di tengah halaman. Tubuh Candi berdiri di atas batur kaki setinggi sekitar 1,5 m, tanpa hiasan atau relief pada kaki candi. Tangga naik ke selaras di kaki candi tidak diapıt oleh pipi tangga dengan hiasan makara, seperti yang ada pada candi-candi yang lain. Kemudian, pintu masuk ke ruangan di tengah tubuh candi menghadap ke selatan. Pintu masuk ini terlihat sederhana tanpa bingkai berhiasan pahatan. Di atas ambang pintu terdapat pahatan kala yang juga sangat sederhana. Adanya beberapa pahatan dan relief yang sangat sederhana memunculkan dugaan bahwa pembangunan candi belum sepenuhnya selesai, kekhasan bangunan Candi Singasari lainnya terletak di kiri dan kanan pintu bilik candi. 

   Candi Singosari tidak hanya menjadi simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk menghargai dan melestarikan warisan budaya yang ada.

Komentar