Dari sekian banyak hal yang aku syukuri, yang paling dau syukuri adalah bertemu kamu LAGI. Seperti halnya pada pagi yang dingin ini, aku bangun dari buah tidurku. Kemudian hingga aku tersadar bahwa pada hari ini adalah hari yang sudah kutunggu-tunggu sejak lama. Aku segera beranjak untuk membersihkan kamar lalu melakukan ritual sebelum keluar rumah hingga akhirnya aku berpamitan kepada ayah mama soal perjalanan, aku tidak pernah melunturkan senyumanku hingga sampai tempat tujuan. Aku langsung disambut dengan pemandangan yang aneh, kemudian atau langsung mencari nama barisan yang tertera dikartu MPLS-Ku, Pada saat aku sudah menemukanya aku langsung bergabung kesana, tak lama dari itu terdengar suara kakаk-kakak pembina dari depan ternyata acara akan segera dimulai, pada saat acara berlangsung ada seorang anak Perempuan yang mengajaku kenalan “hai, namaku Nindi, namamu siapa? "Katanya sambil menjabat tanganku "salam kenal, namaku Zara. Kataku saat acara sudah selesai aku dan Nindi pergi ke mading sekolah untuk melihat pembagian kelas BARU kami, ternyata aku sekelas dengan Nindi, kemudian aku pergi kekelas "X-2" dan memilih bangku yang paling belakang dekat dengan jendela, baru saja aku akan menaruh tas, aku langsung tercengang ketika aku tidak sengaja melihat keluar jendela dan menemukan DIA yang sedang tersenyum singkat lalu melewatiku begitu saja. Aku langsung teringat bahwa senyumannya masih sama seperti dulu.
Saat dia masih bersamaku, bahkan aku masih ingat kapan terakhir dia tersenyum seperti itu yaitu saat hari terakhir bersamaku, sebelum pada akhirnya aku menyudahi hubunganku dengannya. Awalnya dia tidak mau. Tapi karena paksaanku akhirnya dia hanya bisa tersenyum, yang kurasa itu senyum kesedihan dan dia langsung memelukku sambil berbisik ditelingatku “semoga kita bertemu diketidak sengajaan yang selalu kusemogakan ya ra" kemudian setelah itu dia berlari dengan sangat kencang dan meninggalkanku yang terduduk ditaman itu sendirian, awalnya aku menyesal tetapi karena aku melakukannya demi kebaikanku Bilqis Mercia Salsabila dan dia juga karena aku yakın semua itu akan indah pada waktunya, Alhasıl lama kelamaan aku bisa menerima hal itu meskipun sedikit demi sedikit.
Akhirnya aku duduk agar bisa menenangkan pikiranku yang saat ini sedang kalut, tak lama kemudian ada kakak-kakak osis yang masuk kelasku untuk membimbing MPLS kami selama 1 minggu kedepan nanti, diawali dengan perkenalan kakak-kakaknya, perkenalan teman-teman sekelas dan orientasi seputar sekolah ini. Akhirnya bel istirahat berbunyi. Saat aku dan nindi akan keluar kelas tiba-tiba ada anak laki-laki yang menghampiri mejaku dan berkata "kamu yang namanya Zara kan? aku hanya mengangguk kamu dicariin sama Arga, kata Arga kalau kamu mau nanti kamu disuruh nemuin dia diparkiran pas pulang sekolah" kata anak itu lagi kemudian langsung pergi keluar kelas, aku mencoba mengabaikan omongan anaklaki-laki tadi, tapi yang ada omongan Itu seakan berputar dikepalaku. Akhirnya kuputuskan untuk mengajak Nindi pergi kekantın, disaat kami lewat di lorong yang menuju kantın, dari arah yang berlawanan aku melihat ada Arga dan teman-temannya. Awalnya Aku bersikap biasa-biasa saja namun Itu tidak bertahan lama karena tiba-tba teman-teman Arga, meneriaki Arga.
"Cie cie ketemu masa lalu" "ada yang mau CLBK ni" "Ra. kata Arga dia kangen sama kamu" "ayo Ga samperin Zara " Jujur aja ke Zara kalau kamu gamon ga". Aku langsung menarik tangan kiri Nindi dan mengajaknya berjalan sedikit lebih cepat, saat tiba dikantın aku melihat tetapan Nindi itu seakan-akan minta penjelasan kepadaku namun ku alihkan dengan bertanya kepadanya "mau beli apa nin?" tapi yang ada Nindi malah menahanku agar duduk terlebih dahulu, akhirnya aku bicara "Kenapa nin?, dia langsung mengecilkan volume suaranya "kamu punya hubungan apa sama arga, ra?" "emangnya kenapa?" tanyaku balik." kamu tau nggak sih kalau dia itu suka gonta-ganti cewek, tapi aku pernah denger-denger kalau dia ngelakuin itu semua karena dia masih gaman sama mantarınya pas smp, Arga juga ngga nemu cewek yang pas sama dia, arga ngerasanya cuma mantannya itu yang pas sama dia. Alhasil sekarang dia jomblo deh kata nindi, panjang kali lebar ketika aku mendengarkan penjelasan nindi ada rasa bahagia dan kecewa yang muncul bersamaan. bahagia karena dia masih ingat aku dan kecewanya karena dia berani mempermainkan hati cewek-cewek lain, aku terlonjak kaget saaat nindi memukul pundakku sambil berkata sambil memalingkan matanya "Apa Jangan-jangan kamu mantannya arga pas SMP ra, hayo ngaku "Kalau iya emang kenapa hahaha!" Candaku namun malah nindi serius mamanggapinya "pantesan tadi pas aku sama kamu lewat arga nggak berhenti liatın kamu dan teman-temanya juga tertawa-tertawa sambil ngejek arga tapi Sumpah ra kamu beruntung banget digamoni sama anak modelan arga udah ganteng, pinter, baik, most wanted peka banget, setia lagi dan juga....... "Juga apa nın?"tanyaku Cuannya ngga diragukan si hehehe" lanjut nindi sambil mengecilkan suaranya kemudian aku dan nindi tertawa sampai menjadi pusat perhatian dilkantin akhirnya.
Kami menghentikan tawa kami dan beranjak untuk memesan makanan setelan sudah kenyang nindi mengajakku untuk kembali kekelas namun aku menahannya. "Kenapa ra? "tanya nindi. "aku tadi disamperin anak kelas yang cowok nin, kelihatannya sih itu temannya arga, dia bilang nanti arga minta ketemuan di parkiran pas pulang sekolah "curhatku. "ya udah temuin aja ra. barangkali penting kata nindi. "tapi aku belum siap buat ketemu arga nin "timpalku dengan suara yang bergetar. "kamu pasti siap buat Ketemu kapan aja sama arga, ra. oh ya aku mau nanya gimana ceritanya kamu kan bisa putus sama arga? "tanya nindi, namun aku hanya diam dan tak kunjung menjawab pertanyaan nindi, ”eh kalau kamu ngga mau cerita gapapa sih. aku gak maksa kok kata Tisıl sambil menenangkanku dengan menepuk punggungku. Aku hanya menggelengkan kepala sambil berkata "Jadi gını ceritanya nın...
2 tahun yang lalu... aku senang sekali setelah diantar pulang oleh Arga. cowok yong sekarang menjadi pacarku selama 2 tahun ini, aku baru saja merayakan Aniversaryku dengan arga yg ke 1 tahunnya. Pada saat aku masuk rumah ternyata sudah ada kedua orang tuaku yang sedang duduk disofa ruang tamu, akhirnya aku menghampiri keduanya untuk bersalaman pada saat aku akan masuk kamar, tiba-tiba ayahku berkata sambil menatapku dengan teduh ra,,, ayah mau ngomong sebentar sama kamu" "Mau ngomong apa yah? "tanyaku. "Apa kamu sekarang masih sama arga? "tiba-tiba perasaanku meenjadi nggak enak akhirnya Aku mengangguk saja. "Jadı gını, untuk sementara waktu kamu harus LDR sama arga ra, karma Ayah akan dipindah tugaskan di Inggris, nanti kita juga akan pindah rumah dan kamu pindah sekolah SMP disana, tapi terang aja kamu masih boleh berkomunikasi dan lanjut sama arga ya cuma minesnya sih gak bisa ketemu setiape hari kayak sekarang ini, lanjut ayah. aku berkata "Iya yah gpp kok aku ikut kemana aja ayah Pindah gara-gara pekerjaan ayah " "tapi nanti kita akan balık lagi kesini kok ra, kalau pekerjaannya sudah selesai "timpal ayah, aku hanya mengangguk lesu, kemudian ayah berkata sambil mengusap kepalaku ya sudah Kkamu masuk kamar, udah malam ini. kamu juga butuh istirahat kan tadi habis keluar sama arga". akhirnya aku mengangguk sambil mercium kedua pipi ayah dan mama kemudian aku masuk ke dalam kamar dan langsung merebahkan tubuhku diatas single bed aku sudah mencoba memejamkan mataku tapi tidak bisa padahal aku sudah sangat Capek akhirnya aku membuka HP dan melihat foto ku tadi dengan arga sejenak aku berpıkır "Apa arga mau LDR an sama alku". "nanti dia disini ngeduain aku"." kalau umpama aku sama dia sama-sama OUT nanti malah ngga fokus sekolah gimana? itu semua berputar dikepalaku, sumpai atau berflikir "nра аки udahan aja ya sama arga". akhirnya aku memutuskan untuk membuka spotify mendengarkan lagu yg cocok untukku saat ini. Tiba-tiba mataku mengerjap-ngerjap efek dari tirai jendelaku yang terbuka. Karena hari ini hari minggu maka akan kupuaskan untuk rebahan saat aku membuka Hp. Aku membита rоom chatku dengan arga aku mengetikkan sesuatu disana "ga. ayo nanti sore ketemuan di tempat biasanya" aku menutup HP sambil menimbang-nimbang hal yang kemarn malam kupikirkan dan Juga menunggu balasan arga tak lama kemudian arga membalas "ya nanti aku jemput ya jangan lupa dandan yang cantik ya hehehe emang aku biasanya nggak cantik ya?" tanyaku tadi dengan maksud bercanda. Kemudian dia membalas nggak ra, orang kamu itu selalu cantik dimata aku kok" "alah gombal "balasku Sore pun tiba, setelah aku bersiap-siap,aku turun kebawah dan teryata arga sudah sampai diruang tamu dia sedang berbincang dan kedua orang tuaku saat aku sudah dibawah. arga langsung Pamit ke orang tuaku ya udah om tante aku bawa keluar dulu Anak om tante yang Cantik ini" kota arga sambil merangkulku. aku malu kepada orang tuaku kok bisa arga main Rangkul aja didepan mama ayah lagi, reflek aku memukul lengannya pelan sambil melepas rangkulannya. disitu ayah dan mama hanya terkekeh pelan dan ayah berkata " dijaga anak om yang satu ini soalnya susah nyarı yang kayak gini diluar sana" aku tak menghiraukan candaan mereka dan langsung menggandeng tangan arga untuk keluar dari rumah akhirnya aku pun naik motor arga tapi dengan perasaan yang tak karuan. tak lama Kemudian arga menarik pelan tanganku agar melingkar dipinggangnya.
Aku refleks, menitikan aair mataku karena tiba-tiba ingat rencanaku tadi malam tapi aku nggak boleh menyia-nyiakan hari ini yang mungkin hari ini adalah hari terakhirku bersamanya, setelah sampai ditempat, Aku bersenang-senang dengan arga mulai dari beli es krim bersang. Cerita-cerita dikursi taman dan foto-foto bersama seketika itu aku lupa dengan kesedihanku sejak tadi. Pada saat ini aku dan arga ditepi taman dengan posisi aku mayandarkan kepalaku dipundak arga. hingga tanpa sadar aku ngomonng "ga kalau umpama udahan gimara? langsung arga menoleh dengan tatapan yang tidak bisa diartikan "Kamu Bilang apa sih ra kata Arga. Kurasa ini adalah waktu yang pas akhirnya aku mau kita sampai sini aja ga kataku Sambil menahan tangis. "Kenapa ra. apa aku punya salah sama Kamu hah "tanya Arga dengan suara yang agak meninggi dan bergetar aku langsung memeluknya dan ngga ada ga, kamu ngga ada salah aama Aku, malahan aku yang banyak salah sama kamu sekali lagi aku minta maaf ya ga, mungkin ini sudah waktunya kita udahan. Bukankah setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan ga" Kataku sambil menepuk punggung arga dan melepas pelukannya. "ra. Kenapa kita sudah udahan, orang aku masih sayang sama kamu tanya arga. Dengerin aku ga. Aku ngelakuin ini semua buat kebaikan kita, arga hanya tersenyum yang kurasa itu senyum kesedihan setelah mendengar Penjelasanku dan langsung memelukku sambil berbisik ditelingaku "semoga kita bertemu dicetidak sengajaan yangg selalu kusemogakan ya ra kemudian setelah mengucapkan itu arga langsung berlari dan meninggalkanku yang terduduk ditaman itu sendirian akhirnya aku menghabiskan waktu ditaman itu untuk menangis sendirian dirasa.
Sudah cukup kemudian aku pulang kerumah dan menggunakan ojek online, sesampainya didalam rumah aku turun membayar ojek tersebut dan langsung masuk kedalam rumah ternyata ada ayah duduk disofa ruang tamu sendirian, tanpa menghiraukan panggilan ayah aku langsung masuk kedalam kamar dan mengucinya, saat aku hendak berjalan kearah Kasur, tiba-tiba ayahku berbicara dari depan pintu kamarku "zara, besok siang kita berangkat ke inggris ya "aku hanya diam dan tidak minat menjawabnya. kamu udah tidur ya, kok ngga ada suaranya" lanjut ayah dirasa ayah sudah tidak ada aku langsung menangis diatas kasur karena tiba-tiba aku keinget sama arga. lama kelamaan gitu tertidur pulas tak berasa alarm pagi berbunyi, aku terbangun mematikan alarmnya dan langsung berberes-beres mengingat habis ini aku akan berangkat ke inggris. Pada pukul 09.00 aku turun untuk sarapan ternyata sudah ada kedua orang tuaku yang makan akhirnya aku ikut bergabung "kamu udah Pamit sama arga kan, kalau kamu mau pergi keinggris? "tarya mama, aku hanya mengangguk sambil meneruskan menghabiskan makanku, tak lama kemudian aku pergi ke bandara dan langsung melakukan penerbangan ke inggris. Disana sering banget Keinget arga entah saat dia tiba-tiba ngechat aku walau ngga ku balas bıkın Postingan di ig nya dll, namun lambat laun Aku bisa melewatinya. Waktu begitu cepat tak terasa 2 tahun sudah terlewati sekarang aku sudah berada ditempat asalku. Aku sekarang lagi rebahan dikamar karena capek habis melakukan perjalanan beberapa jam yang lalu. Tiba-tiba mamanku masuk
Ke kamar duduk di sebelahku sambil mengusap pundakku dan berkata "Kamu udah didaftarın di SMANESA sama ayah dan kabar baiknya kata ayah aga ada disana lah "Jantungku langsung berdebar lebih cepat. Kaget mendengar ucapan mamaки namun aku langsung mengganti wajah terkejutku dengan tersenyum kepada mama "Jangan lupa 3 hari lagi loh pasti kamu nggak Sabar kan mau ketemu Arga hahahaha” kata mama sambil mengedipkan sebelah matanya. Aku refleks berteriak "WHAT 3 HARI LAGI", Mamaku langsung memukul lenganku karena kaget dengan teriakanku "kamu ini kebiasaan teriak-teriak. Orang udah SMA masih aja kayak anak kecil 'gerutu moma aku hanya terkekeh mendengarnya sambil mengaruk tengkukku yang tidak gatal setelah mama keluar aku langsung berfikir "gimana ya kalau aku ketemu Arga, ngga siap banget aku" kalau dia benci aku gimana ya,,,,,,,,,,,,,,,,
Nindi hanya menggeleng-ngelengkan kepalanya setelah mendengar cerita dariku "emang ya ra, tuhan punya skenario yang bagus banget buat mempersatukan 2 orang yang sama-sama masih sayang hehehe” aku langsung refleks memukul lengan Nindi. "apaan sih nın" gerutuku "halah kalau salting bilang aja, muka aja udah sama kayak kepitang rebus hahahaha. Kamu sama arga itu 2 orang yang sama-sama masih sayang yang kepisah bentar tapi kemudian dipertemukan lagi ra" lanjut nindi aku hanya diam sambil memikirkan omongan nindi barusan aku refleks berteriak karena nindi memukul pundaku, seketika aku malu karena menjadi pusat perhatian dikantın akhirnya aku menarik tangan nindi dan mengajaknya kembali ke kelas karena juga dirasa waktu istirahat akan segera habis, ditengah-tengah pelajaran berlangsung aku meminta pendapat Pada nindi "enaknya aku nemuin arga apa nggak nin?. disatu sisi Aku takut nanti dia malah nunjukin rasa bencinya ke aku". "ngaco kamu ra, orang jelas-jelas dia itu gamon sama kamu buktinya juga udah banyak ra, teriakan teman-temannya tadi Juga dia nitıp salam ketemannya buat ngajak kamu ketemuan. Masa itu ngga cukup buat kamu percaya kalau dia itu masih sayang sama kamu & ngga ada rasa benci ke kamu "jelas nindi, setelah menimbang dan akhirnya aku memutuskan untuk menemuinya waktu sepulang sekolah, aku menemui arga diparkiran dengan Jantung yang berdebar lebih cepat sontuk arga menoleh dan menghampiriku saat aku memanggil namanya kemudian dia berkata "ra, aku mau bicara sama kamu dan tatapannya yang serius "bicara Apa ga?" tanyaku "sebenarnya sampai saat ini aku masih belum move on sama kamu". Seketika aku langsung tahu maksud Arga tapi aku akan tetap menanyakan maksudnya "maksud kamu?" "ya, aku itu masih cinta sama kamu, ingin selalu disampingmu buat ngelindungin kamu. Apa kamu juga itu ngerasain itu ra? "tanya arga. Aku ragu mau bilang apa, jujur aja sih, kalau aku juga masih sayang ke arga, ingin bisa selalu disamping arga setelah lama aku berpikir, akhirnya tu putuskan Jujur aja ke arga iya ga jujur selama 2 tahun ini aku masih 4 kebayang-bayang kamu, terangku sambil menatap arga kemudian
Aku terlonjak ketika tiba-tiba dia memelukku aku hendak melepaskan pelukannya tetapi dia semakin mengeratkan pelukannya seraya berbisik diteling aku "plis ra sebentar aja aku kangen banget sama kamu, 2 tahun pisah sama kamu itu ngga biasa buat aku ra" aku hanya diam setelah mendengarkan arga bicara tak lama lamudian arga melepas pelukannya, hening hingga akhirnya suara arga memecah keheningan yang tercipta ini "kan kamu juga masih sayang sama aku, apa kamu mau kita seperti dulu lagi ra?". aku terdiam kemudian akhirnya aku mengangguk tersenyum sambil menatapnya. Arga pun membalas senyumanku dan seketika itu aku terhipnotis dengan senyumannya, tak lama dari itu aku dan arga sama-sama refleks melunturkan senyum karena teman-teman arga meneriaki aku dan arga dari lantai 2. Akhirnya arga mengajakku pulang bersama naik motornya, tapi aku bilang ngga bawa helm karena aku tadi berangkat Kesini pake ojek online, tiba-tiba saja arga membuka jok motornya dan mengambil helm yang dulu sering aku pakai jalan bareng sama dia kemudian dia menyingkirkan rambutku yang berterbangan karena angın dan memakaikan helmnya ke kepalaku. saat arga akan melajukan motornya aku refleks memeluk Pinggangnya dari belakang dan menyenderkan kepala ke punggungnya. Aku hendak menarik tangan dan kepalaku namun arga menahannya agar tetap pada posisi awal, tak lama kemudian aku dan arga menoleh ke arah belakang ketika mendengar celetukan-celetukan dari teman-teman arga.
"Enak banget argu baru aja sehari masuk SMA udah uwu-uwuan aja sama mantannya"; " mantan pala lu sekarang udah balikan kali, orang udah peluk-pelukan gitu aku hanya terkekeh setelah mendengarnya berbeda dengan arga, dia malah menggode teman-temannya dengan gaya tangan yang seolah-olah mengusir, temanya hanya tersenyum terpaksa ketika melihat arga. Kemudian arga mengantarku pulang kerumah saat perjalanan aku dan arga bercerita tentang gimana rasanya saat 2 tahun yang lalu aku dan arga nggak bersama, ternyata kita sama-sama tersiksa, sampai didepan rumah aku turun lalu bertos ria dan arga sama seperti saat 2 tahun yang lalu. Setelah itu arga melajukan motornya sedangkan aku melambaikan tanganku. Kurasa dia sudah tidak kelihatan akhirnya aku masuk ke dalam kamar. membersihkan badan kemudian aku rebahan diatas kasur sambil mengambil HP di rak sebelah kasur, saat aku membuka HP ada notif yang menarik perhatianku,
"Argaaa- menyebut anda dalam postingannya" kemudian aku memencet notif tersebut dan muncula fotoku dan dia yang kami ambil pada saat kami terakhir bersama yaitu 2 tahun yang lalu. Aku Salah fokus dengan captionya usahaku selama ini ngga sia-sia ra, Tuhan mendengar semua doa-doaku yang meminta agar aku dan kamu dipertemukan kembali diwaktu yang tepat setelah atau melihat postingan arga aku menangis bahagia sambil tersenyum.
"Memang setiap pertemuan itu pasti juga ada perpisahan namun apabila kita dipertemukan lagi diwaktu yg tepat dengan versi kita yang lebih baik dari masa lalu itu tandanya memang orang itu yang terbaik untuk kita”
Komentar
Posting Komentar