Tiupan angin menggerakkan dedaunan pohon
Menciptakan suara gesekan antar daun
Membuat suasana sedikit merindu
Rasa sayang juga tak selalu kasat mata
Kita melihat apa yang kita lihat
Namun jangan biarkan mereka melihat apa yang kita lihat
Akan kepergian sesuatu yang kita sukai
Sementara kita diam disini
Menunggu kau berada disini
Struktur Puisi
a. Struktur Fisik :
1. Diksi :
Merindu, Dedaunan,
2. Kata Konkret :
Gesekan, Tiupan,
3. Imaji :
Menggerakkan daun, Sore kala itu, Suara gesekan antar dedaunan
4. Gaya Bahasa :
Personifikasi
5. Tipografi :
Memiliki 5 bait, setiap bait memiliki 4 baris, ada yang menggunaka sajak a-b-a-b, a-a-a-a, a-b-b-a, bait 1,3 dan 5 rata kiri sedangkan bait 2 dan 4 rata kanan
b. Struktur Batin
1. Tema :
Kerinduan dan Keikhlasan
2. Perasaan Penyair :
Sedih karena merindukan keluarganya dan melepas keikhlasan dalam bersosialisasi
3. Nada dan Suasana :
Nada rendah dan pelan, menciptakan suasana kerinduan yang syahdu
4. Amanat :
Harus ikhlas dalam memberikan sesuatu kepada orang lain, berbuat baik tidak harus selalu diketahui orang lain, menahan kerinduan dengan anak yang merantau untuk mencari ilmu di tempat baru.
Komentar
Posting Komentar