BAGAIKAN POHON YANG MERELAKAN DAUNNYA GUGUR - AHLAN NAFAIS

Sore kala itu
Tiupan angin menggerakkan dedaunan pohon
Menciptakan suara gesekan antar daun
Membuat suasana sedikit merindu

Jarak bukan berarti tak sayang
Jarak juga bukan berarti tak merindu
Pengorbanan rasa kangen untuk meraih masa depan
Akan ada bayarannya di suatu hari nanti

Pemberian bukan berarti terlihat
Rasa sayang juga tak selalu kasat mata
Kita melihat apa yang kita lihat
Namun jangan biarkan mereka melihat apa yang kita lihat

Mengorbankan sesuatu yang kita suka
Memberikan hal terbaik yang kita punya
Melihat orang bahagia karena kita
Merupakan keikhlasan dalam menjalani hidup kita

Berat hati jika harus mengakui
Akan kepergian sesuatu yang kita sukai
Sementara kita diam disini
Menunggu kau berada disini

Struktur Puisi

a. Struktur Fisik :

1. Diksi :

Merindu, Dedaunan,

2. Kata Konkret :

Gesekan, Tiupan,

3. Imaji :

Menggerakkan daun, Sore kala itu, Suara gesekan antar dedaunan

4. Gaya Bahasa :

Personifikasi

5. Tipografi :

Memiliki 5 bait, setiap bait memiliki 4 baris, ada yang menggunaka sajak a-b-a-b, a-a-a-a, a-b-b-a, bait 1,3 dan 5 rata kiri sedangkan bait 2 dan 4 rata kanan

b. Struktur Batin

1. Tema :

Kerinduan dan Keikhlasan

2. Perasaan Penyair :

Sedih karena merindukan keluarganya dan melepas keikhlasan dalam bersosialisasi

3. Nada dan Suasana :

Nada rendah dan pelan, menciptakan suasana kerinduan yang syahdu

4. Amanat :

Harus ikhlas dalam memberikan sesuatu kepada orang lain, berbuat baik tidak harus selalu diketahui orang lain, menahan kerinduan dengan anak yang merantau untuk mencari ilmu di tempat baru.


Komentar