TAKDIR DALAM SENJA - OCKTA MECHA AZZAHRO

Senja sore di perjalanan takdir, 
Di jalanan ramai, remuklah mimpi,
Cahaya bintang redup, diganti jerit sunyi.
Ayah, nahkoda hidup, terhempas ombak takdir,
Menyisakan luka menganga, di relung hati yang getir.

Ibu, perisai keluarga, terluka dalam nestapa,
Aku, tunas harapan, kehilangan arah dan makna.
Asap kelabu menyelimuti, perjalan cerita,
Sang pilar kekuatan, kini tinggal kenangan semata.

Setiap tetes hujan, adalah air mata kerinduan,
Setiap hembusan angin, adalah bisikan kesedihan.
Ayah, jejakmu terukir, di setiap langkah yang tertinggal,
Cintamu abadi, meski raga telah tiada.

Ibu, dalam remuk redam, bangkitkan semangat juang,
Menjadi pelita di gelapnya malam, bagi anaknya tersayang.
Ayah, meski kau tak lagi di sisi, doa kami mengiringi,
Semoga kau tenang di surga, di sisi Sang Ilahi.

Komentar