CINTA TAK MENGENAL BATAS - KHIRANI KUSUMA WIBOWO

Di taman kota yang hijau,
Duduk seorang pria, membaca puisi,
Mengenakan senja yang hangat,
Suara burung berkicau, daun bergemerisik lembut.

Tiba-tiba, seorang gadis muda menghampiri,
Senyum ceria, mata berkilauan,
Mereka berbicara, hati yang terbuka,
Saling memahami, cinta yang tumbuh.

Perbedaan usia, tak menghalangi,
Kedekatan mereka, tumbuh subur,
Mereka yakin, cinta tak mengenal batas,
Hati yang saling memahami, cinta yang sejati.

Di pameran seni, Maya melukis,
Cinta dan kebahagiaan, yang ia rasakan,
"Aku mencintaimu," ucap Maya,
"Aku juga mencintaimu," jawab kak Arman.

Cinta mereka, tumbuh subur dan kuat,
Tak peduli omongan orang, mereka yakin,
Cinta sejati, tak mengenal batas usia,
Melainkan tentang hati yang saling memahami.

Komentar