SI PEMOTRET CILIK - FATCHUR ROCHIM ROFIAN

Di kampung kecil, di pinggir rel, Hiduplah Rofi, bocah ceria. Setiap senja tiba, setelah pulang sekolah yang melelahkan, Ia berlari, menuju perlintasan kereta api. 

Dengan kamera miliknya, Ia abadikan momen kereta melintas. Suara deru, cahaya senja, Semua tertangkap dalam lensa matanya.

Suatu sore, matahari tenggelam, Kereta api melaju cepat. Rofi siap dengan kameranya, Menunggu momen yang tepat.

Klik! Suara rana terdengar, Gambar kereta tercetak jelas. Rofi tersenyum puas, Kenangan itu akan bertahan selamanya.


Komentar